AHOK SEDANG MEMPERSIAPKAN PROYEK UNTUK MEMPERKECIL RUAS JALAN JAKARTA

309185_ribuan-pekerja-berjalan-kaki-di-jalan-sudirman--rabu--22-4-2015-_663_382
INTERQQ

Gubernur DKI Jakarta AHOK mengatakan untuk mengatasi kemacetan dengan cara memperluas ruas jalan raya tidak bermanfaat. Karena dengannya memperluas jalan makan para masyarakat malah akan menambah jumlah mobil mereka.

“Kita tidak akan pernah bisa menang lawan (penambahan jumlah) mobil,” ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Senin 18 April 2016.

Lantas Ahok sendiri mempunyai pemikiran untuk memperkecil ruas jalan. Sehingga para mengendara mobil akan lebih berpikir-pikir lagi untuk keluar dengan mobil. Bahkan para pembeli mobil baru juga akan demikian. Tindakan ini akan dilaksanakan pada tahun 2017.

Setelah pengerjaan proyek kereta angkut massal (Mass Rapid Transit/MRT) tahap pertama yang merupakan jalur Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia selesai, jalur lambat di Jalan Sudirman-Thamrin akan dihapus.

Dengan tidak adanya lagi jalur tersebut ruas jalan trotoar akan menjadi 9,5 meter. Ahok mengatakan “Dengan luasnya jalan trotoar tesebut maka bari orang yang keluar dari MRT akan berjalan menggunakan trotoar tersebut”.

Ahok menyatakan, kebijakan tersebut guna untuk meminim kan kemacetan yang ada di DKI Jakarta. Jalur yang diperluas adalah jalur pejalan kaki agar bayank yang menggunakan jalur trotoar.

“Jika di Jakarta melakukan pelebaran jalan terus dan para pengendara mobil makan banyak, maka kemacetan tidak akan perna berakhir sampai kapanpun,” Ucap Ahok.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s